×
Image

Urgensi Shalat dalam Kehidupan Seorang Muslim - (Bahasa Indonesia)

Menjelaskan tentang makna shalat secara etimologi dan terminologi, kemudian menyebutkan tingkatan-tingkatan manusia dalam shalat, diantara mereka ada yang menganiaya diri sendiri, ada yang berjuang (mujahid) dan ada yang mendapatkan pahala sempurna. Kemudian menjelaskan tentang urgensi shalat dalam kehidupan seorang muslim.

Image

Makna, Syarat dan Urgensi kalimat La ilaha illallah - (Bahasa Indonesia)

Menjelaskan makna yang terkandung dalam kalimat tauhid serta syarat dan urgensinya bagi setiap muslim, kalimat ini merupakan pembuka pintu agama islam dan merupakan kunci sorga. Syahadat juga merupakan titik tolak untuk melakukan perubahan pada diri seseorang dari kondisi jahiliyah kepada kondisi yang islamai. Dan barang siapa yang akhir kalimatnya mengucapkan....

Image

Makna Syahadat Muhammad Rasulullah - (Bahasa Indonesia)

Menjelaskan makna yang terkandung dalam kalimat syahadat Muhammad rasulullah, yaitu mengimani akan kebenaran risalahnya dan bahwasanya beliau adalah hamba dan rasul-Nya, kemudian menyebutkan tentang sifat dan kriteria beliau, dan beliau adalah hamba pilihan untuk mengemban risalah islam, beliau maksum dan terjaga dari kesalahan, juga menjelaskan keuniversalan risalahnya dan beliau adalah....

Image

Keutamaan Shalat Berjamaah dan Menjadi Imam - (Bahasa Indonesia)

Ceramah yamg menjelaskan tentang hukum dan keutamaan shalat berjamaah dan keutamaan menjadi imam, kemudian dijelaskan bahwasanya shalat jamaah merupakan salah satu dari syi’ar kaum muslimin yang harus selalu ditegakan di tengah-tengah masyarakat muslim.

Image

Syarah Hadits Niat - (Bahasa Indonesia)

Ceramah yang disampaikan oleh Syekh Abdurrazaaq bin Abdul Muhsin Al Badr menjelaskan tentang wajibnya ikhlas dalam beramal karena semua amalan seseorang tergantung kepada niatnya, kemudian beliau menjelaskan tentang sebab kebanyakan para ulama mencantumkan hadits ini di awal kitab-kitab mereka .

Image

Syarah Hadits Tentang Hak Jalan - (Bahasa Indonesia)

Ceramah yang disampaikan oleh Syekh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al Badr menjelaskan tentang Hak jalan, yaitu tentang kewajiban orang yang duduk-duduk dipinggir jalan dalam islam.

Image

Syarah Hadits ‘…Katakanlah: Aku beriman, kemudian istiqamahlah’ - (Bahasa Indonesia)

Ceramah yang disampaikan oleh Syekh Abdurrazaaq bin Abdul Muhsin Al Badr menerangkan hadits yang artinya ”Katakanlah aku beriman kepada Allah, kemudian istiqamahlah”. Beliau menjelaskan panjang lebar tentang istiqamah dan pentingnya bagi kehidupan setiap muslim serta sebab-sebab yang membantu untuk istiqamah. Ceramah ini diakhiri dengan menjawab pertanyaan para pemirsa.

Image

Syarah Hadits Jangan Marah - (Bahasa Indonesia)

Ceramah yang disampaikan oleh Syekh Abdurrazaaq bin Abdul Muhsin Al Badr menjelaskan tentang pesan Rasulullah saw kepada salah seorang sahabat yang meminta wasiat. Lalu beliau saw berwasiat kepadanya –juga kepada semua kaum muslimin- ‘Janganlah engkau marah’. Syaikh menjelaskan panjang lebar tentang bahaya marah dan manfaat menahan diri dari melampiaskan kemarahan.....

Image

Siapa Wali-Wali Allah ? - (Bahasa Indonesia)

Ceramah yang disampaikan Syekh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin al Badr tentang siapa sebenarnya para wali-wali Allah yang sesungguhnya, kemudian beliau menjelaskan sifat-sifat dan cirri mereka serta hendaknya setiap muslim hendaknya berharap kepada Allah subhanahu wata’ala …..

Image

Hakekat Keimanan - (Bahasa Indonesia)

Ceramah yang disampaikan oleh Syekh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin al Badr tentang hakikat keimanan dengan menjelaskan makna ayat-ayat yang terkait dengannya, buah keimanan itu banyak sekali dan tak terhitung jumlahnya, semua kebaikan yang ada di dunia dan akhirat merupakan buah dari keimanan, lalu beliau menjelaskan bahwa iman adalah hiasan bagi....

Image

Pembatal-Pembatal Keislaman - (Bahasa Indonesia)

Menjelaskan yentang hal-hal yang harus diperhatikan dan dihindari oleh setiap muslim, yaitu beberapa hal yang bisa membatalkan keislaman seseorang diantaranya adalah: Syirik dalam beribadah kepada Allah, menjadikan perantara dalam beribadah kepada-Nya, tidak mengkafirkan atau ragu-ragu terhadap kekafiran orang kafir, dan seterusnya.