Fatwa ini menjelaskan tentang hukum menjadi warganegara di negara non muslim, juga menjawab pertanyaan tentang non muslim menjadi warga negara di sebuah negara muslim.
Hukum Mengambil Kewarganegaraan Kafir - (Bahasa Indonesia)
Su’ul Khatimah - (Bahasa Indonesia)
Sesungguhnya semua amal sangat tergantung dengan amal terakhir. Dirahasiakannya akhir akhir amal seseorang memiliki hikmat yang sangat tinggi, sebab seandainya manusia mengetahui akhir amalanya maka jika dia termasuk orang yang selamat maka dia akan menjadi sombong dan malas berbuat, dan jika dia termasuk orang yang binasa maka dia akan bertambah....
Meraih Kelezatan Beribadah - (Bahasa Indonesia)
Di antara anugrah Allah kepada hambaNya adalah merasakan kelezatan dalam beribdah, maksudnya adalah apa yang dirasakan oleh seorang muslim dari ketenangan jiwa dan kebahagian kalbu, lapang dada dalam menjalankan beribadah, dan kelezatan yang dirasakan oleh seorang hamba akan berbeda-beda tergantung pada kekuatan dan kelemahan iman seseorang. Oleh karenanya harus bagi....
Hukum Merayakan Hari Valentine - (Bahasa Indonesia)
Menjelaskan tentang hukum merayakan hari valentine bagi umat Islam juga hal-hal yang berkaitan dengan nya seperti menjual pernak-pernik valentine. Penjelasan ini disertai fatwa-fatwa ulama tentang hal tersebut.
Khusyuk Dalam Shalat - (Bahasa Indonesia)
Allah menggantungkan kemenangan orang-orang yang shalat dengan kekhusyu’an mereka dalam menjalankan ibadah shalat. Makna khusyu’ adalah ketundukan, kelembutan dan ketenangan hati. Di antara kiat-kiat agar seseorang khusyu’ dalam shalatnya adalah: Pertama: Sesorang muslim harus menghadirkan keagungan Allah swt pada saat shalatnya. Kedua: Seorang muslim harus melihat ke arah tempat sujudnya....
Larangan Meminta-Minta - (Bahasa Indonesia)
Meminta-minta adalah sifat tercela yang dilarang oleh syari’at. Dan dia dibolehkan hanya dalam kondisi darurat saja, seperti keadaan tiga orang di bawah ini: Orang yang menanggung tanggungan hutang, dan seorang lelaki yang ditimpa musibah pada hartanya, dan seorang yag ditimpa kemiskinan setelah kaya. Orang yang melakukan perbuatan ini sebagai profesi....
Kiat-kiat Menghindari Bencana - (Bahasa Indonesia)
Berisi tentang amalan-amalan yang disunnahkan untuk menjaga diri dari bahaya, penyakit ’ain dan sihir, tanda-tandanya dan cara pengobatannya.
Merenungi Firman Allah SWT: { إن تبدوا الصدقات فنعما هي } - (Bahasa Indonesia)
Ibnu Katsir berpendapat bahwa shadaqatut Thaththwwu’ lebih baik disembunyikan dari pada dikerjakan secara terang-terangan. sebab dia lebih jauh dari riya’, kecuali jika ada kemaslahatan yang lebih kuat, seperti adanya orang lain yang mengikuti perbuatannya, maka dia lebih baik dilihat dari sisi ini, jika tidak maka yang lebih baik adalah merahasiakannya.....
Merenungi Firman Allah SWT: { وبشر الذين آمنوا وعملوا الصالحات أن لهم جنات } - (Bahasa Indonesia)
Ada beberapa hal yang bisa disimpulkan dari ayat di atas, yaitu: 1. Sepantasnyalah seorang yang bekerja diberikan kabar gembira tentang balsan pahala yang akan didapatakannya, guna mendorong stamina nya untuk selalu bermal. 2. Surga tidak diberikan kecuali bagi orang yang beriman dan beramal shaleh. 3. Di dalam surga itu ada....
Merenungi Firman Allah SWT: { يا أيها الذين آمنوا قوا أنفسكم وأهليكم نارا } - (Bahasa Indonesia)
Beberapa pelajaran yang dapat diambil dari surat at Tahrim :6 adalah: 1-Wajib bagi seseorang untuk memerintahkan dan mendorong keluarganya mengerjakan yang ma’ruf, melarang dan menghardik mereka berbuat yang mungkar. 2-Kepedihan siksa dan balasan yang disediakan oleh Allah bagi musuh-musuhNya. 3- Menetapkan bahwa malaikat ada dan wajib diimani, dan mereka memiliki....
Ziarah Ke Masjid-Masjid Bersejarah di Madinah - (Bahasa Indonesia)
Fatwa ini menjelaskan secara terperinci tentang masjid-masjid yang ada di kota Madinah. Yang mana yang disyari’atkan untuk diziarahi dan yang mana yang tidak disyari’atkan. Agar para peziarah tidak terjerumus dalam perbuatan bid’ah yang menyesatkan, seperti yang saat ini banyak terjadi.
Apakah Tasbih Termasuk Bid’ah? - (Bahasa Indonesia)
Fatwa ini menjelaskan bahwa alat tasbih bukan termasuk bid’ah, karena ia hanya merupakan sarana bukan tujuan dalam ibadah. Namun yang utama adalah bertasbih dengan jari tangan kanannya, karena itulah yang merupakan petunjuk Nabi saw.

API

